Page 39 - MASTER MEKAR EDISI 33 FINAL 2023
P. 39
Bahan naungan yang digunakan yaitu paranet Kesimpulan
50%. Alat-alat yang digunakan pada penelitian Penggunaan Varietas Sigarar Utang dan Lini 795
ini meliputi penggaris, oven, timbangan analitik, S dan dosis bioaktifator Gliocladium sp. tidak
polybag ukuran 15 x 25 cm, cangkul, garpu, terdapat interaksi. Hanya pada tinggi tanaman
sekop kecil, ember, gembor, tong air, jangka varietas Lini S 795 memberikan tinggi tanaman
sorong dan alat-alat pertanian lainnya. yang berbeda dibanding varietas Sigarar Utang.
Dosis optimum bioaktiovator Gliocladium sp.
yang menghasilkan bobot kering maksimum
Rancangan penelitian menggunakan percobaan
masing-masing pada setiap varietas kopi pada
petak terpisah (Split Plot Design) terdiri dari
dosis 3 gram dan 4 gram.
dua perlakuan. Perlakuan pertama (petak utama)
adalah terdiri dari 2 yaitu varitas Sigararutang
dan Lini S 795. Perlakuan kedua (anak petak) Saran
adalah terdiri dari 5 taraf. Terdapat 10 kombinasi 1. Penggunaan dosis bioaktifator Gliocladium sp.
perlakuan dan masing-masing terdiri atas 3 dapat meningkatkan bobot kering pertumbuhan
ulangan sehingga terdapat 30 satuan percobaan. benih kopi dengan dosis 3 g dan 4 g.
Setiap satuan percobaan terdiri atas 50 Benih 2. Perlu diadakan penelitian lanjutan terutama
kopi yang diatur dengan jarak antar polybag 15 yang berhubungan dengan tekstur dan jenis
cm x 20 cm. Jumlah benih dalam penelitian 1.500 tanah, guna untuk mengetahui respon benih
tanaman. kopi varietas arabika terhadap berbagai jenis
pupuk kandang yang belum matang
Pembahasan
Berdasarkan semua parameter pengamatan Pustaka Acuan
penggunaan varietas Sigarar Utang dan Lini 795 1. Ade Astri Muliasari, 2016. Pertumbuhan Benih
S dan dosis bioaktifator Gliocladium sp. tidak Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Pada Aplikasi
terdapat interaksi, sehingga hasil analisis Pupuk Anorganik-Organik Dan Taraf Intensitas
dilakukan secara efek mandiri penggunaan Naungan. Tesis Tpb
varietas Sigarar Utang dan Lini 795 S. Hasil efek 2. Lavendi, 2017. Pengaruh Perbandingan Media
mandiri dilihat dari semua parameter Tanam Kompos Kulit Biji Kopi dan Pemberian
pengamatan penggunaan varietas Sigarar Utang Pupuk NPK (15:15:15) Terhadap Pertumbuhan
tidak berbeda nyata. Hanya pada tinggi tanaman Bibit Kopi (Coffea arabica L.) di Rumah Kaca.
Varietas Lini S 795 dan Sigarar Utang Skripsi, Fakultas Pertanian USU, Medan
memberikan tinggi tanaman yang berbeda. Hasil 3. Lana, et. al, 2015. Pengaruh Komposisi Media
analisis dilakukan secara efek mandiri Tanam Organik Dan Konsentrasi Zat Pengatur
penggunaan dosis bioaktifator Gliocladium sp. Tumbuh Atonik Terhadap Pertumbuhan Bibit
dilihat dari semua parameter berbeda nyata pada Kopi Arabika (Coffea Arabica L.). Skripsi
dosis 3 gram dan 4 gram. Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas
Pada pengamatan hanya 120 hst. Penggunaan Tabanan
dosis 0 g, 1 g, 2 g, 3 g dan 4 g pada masing- 4. Melissa Syamsiah, S.Pd., M.Si dan Denny
masing varietas bahwa penggunaan dosis 4 g Firmansyah, SP, 2011. Pengaruh Perbedaan
pada varietas Sigarar Utang memberikan bobot Dosis Bioaktivator Gliocladium sp. Terhadap
kering lebih tinggi dari pada Lini S 795. Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kacang Tanah
Persamaan regresi pada varietas Sigarar (Arachis Hypogea L.). Jurnal Faperta Unsur.
Utang adalah 5. Muslimin et. al., 2018. Jejak Aroma Kopi
y = 0.63x + 4.0664 pada R² = 0.8575 Arabika Di Massenrempulu 1970-2016.
Pemikiran Pendidikan Dan Penelitian
Persamaan regresi pada varietas Lini S 795 Kesejarahan Vol 5 No.1
adalah 6. Situmorang, 2013. Kopi Sigarar Utang Dari
y = 0.7296x + 3.236 pada R² = 0.8154 Sumatera Utara. BBPPTP, Medan
7. Widya Sari, SP., MP dan Khalimi Thoha, SP
Pengaruh Waktu Aplikasi Pemberian
Biokomplek Terhadap Pertumbuhan Vegetatif
Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Var.
Saccharata). Jurnal Faperta Unsur
8. Yuliani dan Marlina, 2012. Pengaruh
Pemberian Bioaktivator Gliocladium sp. Dalam
Berbagai Dosis Terhadap Pertumbuhan
Vegetatif Tanaman Kedelai. Jurnal
Unsur.Ac.Id,
35

